Talenta Pro Patria et Humanitate

 INA |  ENG

Jl. Pawiyatan Luhur IV/1
Bendan Dhuwur
Semarang 50234
Telp. 024-8441555 (hunting)
Fax. 024-8415429, 8445265
e-mail: humas@unika.ac.id
www.unika.ac.id
UNIKA GELAR SEMINAR GREENPRENEURSHIP DI BOROBUDUR

Magelang, (20/9) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Soegijapranata bekerjasama dengan United Nations Principles Responsible for Management Education (UN PRME) dan didukung oleh perusahaan industri jamu PT Sido Muncul selama dua hari menyelenggarkaan seminar internasional bertajuk International Coference on Greenpreneurship.

Bertempat di Hotel Manohara Kompleks Candi Borobudur Magelang, 20-21 September 2012 seminar kali ini mengangkat persoalan, bagaimana green issues mempengaruhi sebuah bisnis dapat dijelaskan oleh banyak fenomena yang saat ini mulai menjadi pusat perhatian. Selain itu efisiensi energi dapat menjadi argumentasi untuk mengembangkan bisnis yang berbasis cleantech meski pada awalnya kebijakan efisiensi energi ini akan memberikan tekanan bagi bisnis karena peningkatan harga energi, demikian disampaikan oleh Dr Octavianus Digdo Hartomo selaku penanggungjawab seminar kali ini.

Seminar kali ini bertujuan mengembangkan dan mewadahi pertukaran pikiran, ide dan gagasan antara dunia pendidikan, dunia usaha, pihak regulator (pemerintah) serta masyarakat luas, guna mewujudkan praktik tata kelola usaha yang baik serta berwawasan lingkungan; Dan hadir sebagai nara sumber dalam dua sesi, yaitu plenary session yang menghadirkan : Dr ( HC) Hermawan Kertajaya ( President Indonesia Marketing Association), Prof Dr Nico van Straelen (VU University Amsterdam, Netherland) dan Prof Dr. Y Budi Widianarko,MSc ( Rektor Unika Soegijapranata Semarang). Sedangkan sesi paralel diikuti oleh 50 presenter dari berbagai negara antara lain Jepang, Inggris, Kanada, Estonia, Ukraina, Azerbaijan, Malaysia dan Indonesia dengan berbagai latar belakang peserta bermacam-macam, mulai dari para akademisi, para praktisi, dan juga beberapa peserta dari pihak regulator, yaitu Departemen Keuangan Republik Indonesia. Penyaji dalam seminar ini dikelompokkan dalam beberapa kelas, yaitu kelas Green Accounting, Green Marketing, Green University, Clean Technology, Global Climate Change, environmental policy dan Eco Tourism.

Dalam paparannya Rektor Unika Soegijapranata Prof.Dr.Y. Budi Widianarko,M.Sc.  yang mengangkat tema “Elkat Model for Developing Agroindustri Toursm Sities”  mengetengahkan Pulau Jawa sangat terkenal dan megah menjadi daya tarik tersendiri, hal ini yang menyebabkan munculnya globalisasi aspirasi terpolarisasi, dengan demikian pembangunan pedesaan harus menciptakan sinergi antara aspirasi perkotaan, seperti inspirasi hijau. Aspirasi pendapatan tinggi dan  potensi pedesaan  merupakan penggabungan sumber daya dan permintaan di pasar nyata. Dalam model pembelajaran ELKAT (Pengetahuan Lokal Peningkatan Pariwisata Industri Pertanian) diusulkan sebagai kerangka kerja untuk membangun situs pariwisata beberapa agroindustri berdasarkan pengetahuan lokal yang ada. The componenet inti dari model ELKAT termasuk ekosistem lokal, sumber daya alam dan budaya lokal dan pengetahuan lokal enchanced oleh ilmu pengetahuan dan thecnology.

Ada meja belajar, survei tipologi, dan analisis hasil survei, ada tiga tahapan untuk studi pada model ELKAT. Penelitian meja atau assesment prelimery itu condusted melalui survey liteature dan otak strorming mempertajam gagasan teh, langkah, rencana dan identifikasi situs berdasarkan kriteria fomlated. Survei Tipologi ini excecuted di lima lokasi ptensial untuk pariwisata argoindustrial, yaitu Desa Ketapang, Semarang (Beras Organik), Desa Brongkol, Semarang (Durian), Desa Genting (Lengkeng), Wonosari Desa, Demak (Custard apple-catfch mixed farming), Mlatiharjo Desa, Demak (terintegrasi pertanian organik).

Tipologi semua situs dianalisis dalam istilah f tujuh coe komponen, yaitu fitur produk, lingkungan atau ekosistem (lanskap, perencanaan tata ruang, suasana situs), kegiatan, aksesibilitas (kegiatan mudah),kemudahan, pengetahuan lokal (kepemimpinan, kewirausahaan, agrotechnical pengetahuan), hubungan dengan situs pariwisata lainnya.

Sementara itu DR (HC) Hermawan Kertajaya yang memaparkan Marketing 3.0 for Greenpreneurship,  menekankan pemasaran produk kepada pelanggan untuk Roh Manusia. Bicara tentang pasar adalah tentang cinta. Pemasaran 3.0 memperlakukan pelanggan seperti teman. Bali 3,0 Ubud di Bali merupakan contoh model 3i yang menekankan merek integritas, identitas, dan citra. Pemasaran 3,0 nilai guna besed matriks (VBM) model, digunakan horisontal untuk individu menyentuh, semangat hati, pikiran dalam misi penggunaan vertikal (mengapa) ini tentang praktek kasih sayang, visi (apa) tentang mempertahankan kemampuan, nilai (bagaimana) tentang membuat perbedaan.

Kekuatan tiga masa menggeser usia partisipasi dan pemasaran kolaboratif, ini merupakan panggilan. Usia paradoks globalition dan pemasaran budaya, globalisasi ini panggilan. Usia masyarakat kreatif dan futurization makering panggilan spirtual. Daihats adalah merek dari Jepang, teman dengan alam, teman kepada orang lain. Merawat dari teman. Kami mengembangkan ke Green Car produk Biaya rendah (LCGC). Perancang sangat muda. Paradoks adalah mobil murah dan ramah

    Sintak | Mail Unika | Library | Guest Book | Privacy Policy Powered by: BMSI